SANTRI AL HIKMAH 2 BENDA ANTUSIAS MENGIKUTI KEGIATAN KEPENULISAN

Menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan menjadi salah satu cara untuk menyampaikan gagasan, serta mengungkapkan berbagai perasaan. Oleh karena itu, Al Hikmah 2 Benda menyelenggarakan kegiatan kepenulisan, sebagai upaya untuk meningkatkan kreativitas, mengembangkan literasi, serta melatih keberanian santri dalam menyampaikan ide dan perasaan melalui tulisan.
Dalam pelaksanaannya, para santri mendapatkan pembelajaran mengenai dasar-dasar kepenulisan, mulai dari mengembangkan ide, menyusun kalimat, hingga mengolah gagasan menjadi sebuah tulisan yang menarik dan mudah dipahami pembaca.
Selain membahas kepenulisan, kegiatan ini juga mengajarkan cara mengungkapkan perasaan, terutama bagi santri putra. Kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting, mengingat santri putra tidak terbiasa mengungkapkan perasaan melalui kata-kata. Dengan adanya kegiatan ini, para santri diajak untuk mengenali perasaan diri sendiri, belajar berkomunikasi, serta membangun keberanian untuk menyampaikan isi hati secara terbuka dan bijaksana.
Kegiatan ini diikuti oleh para santri dengan antusias. Para santri terlihat memperhatikan materi yang disampaikan, mengikuti arahan, serta menunjukkan ketertarikan terhadap setiap pembahasan. Kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan mencoba menyampaikan perasaan secara langsung membuat kegiatan terasa lebih hangat. Melalui interaksi tersebut, para santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar untuk saling mendengarkan, menghargai pendapat, dan memahami sudut pandang orang lain.
Melalui kegiatan ini, para santri Al Hikmah 2 Benda diharapkan menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan, mengungkapkan perasaan, serta mampu membangun potensi yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini di harapkan dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas, baik lingkungan pesantren, pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Setiap orang memiliki cerita, setiap cerita mengandung perasaan, dan setiap perasaan memiliki makna. Melalui tulisan, semua dapat disampaikan, dipahami dan menjadi karya yang menginspirasi.
Oleh: Indi Shofwatul Imaroh



