Doa Perempuan

Kekuatan pesan puisi Lies Marcoes Natsir membuat saya terdorong untuk menuliskannya kembali. Sebuah puisi bukan sekadar do’a. Sebuah puisi menegaskan kembali teladan-teladan perempuan luar biasa dalam sejarah sebagai simbol keberanian, keteguhan, dan kasih.
Saya ingin lebih banyak orang mengenal puisi indah ini, yang menjadi pengingat, utamanya bagi perempuan-perempuan di sekitar saya, bahwa mereka memiliki warisan kuat dan suara yang perlu untuk disuarakan dengan tanpa mengurangi martabat dan harga diri mereka.
Doa perempuan
Karya: Lies Marcoes Natsir
Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang
merunduk
Laki-laki dan perempuan yang berserah diri
Laki-laki dan perempuan yang taat
Laki-laki dan perempuan yang benar
Laki-laki dan perempuan yang sabar
Laki-laki dan perempuan yang khusyuk
Laki-laki dan perempuan yang bersedekah
Laki-laki dan perempuan yang puasa
(menahan diri)
Laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatan
Laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat Allah
Untuk mereka Allah menyediakan ampunan dan anugrah
pahala yang besar (Q.s Al-ahzab ayat 35)
Ya Allah yang telah menciptakan Hawa Limpahkanlah kepada kami kaum perempuan di negeri ini Kekuatan dan ketabahan Hawa untuk melahirkan peradaban manusia yang beradab melalui deritaan dan sukacita beranak-pinak
Ya Allah yang telah menciptakan Aiysah Ummul Mu’minin
Berilah kami perempuan di negeri ini
Kecerdasan Aisyah
Yang dengan kecerdasannya itu
Ia maknai kehadiranMu
Perempuan melalui catatan perilaku dan Teladan Rasul
Betapa sungguh Nabi berwasiat
Mengangkat derajat dan menaruh hormat
Kaum perempuan
Ya Allah yang telah menciptakan Marsinah
Berilah kami perempuan di negeri ini
Keberanian yang diajarkan Marsinah
Untuk membela hak kaumnya sebagai pekerja
Meski nyawa yang menjadi taruhannya
Ya Allah yang telah menciptakan Maryam bunda Isa Almasih
Berilah kami perempuan di negeri ini
Kesucian hati Maryam
hingga sanggup menangkap wahyuMu
bukankah kini wahyuMu
lebih sering diujarkan untuk mendukung kekuasaan
ketimbang keadilan dan kebenaran
Ya Allah yang telah menciptakan Fatimah putri Muhammad
Berilah kami perempuan di negeri ini
Kelurusan dan kesalehan hati Fatimah
Meski ia putri terkasih Rasul
dan istri seorang khalifah
Namun ia biarkan tangannya berdarah
ketika mengorek sebutir gandum dari mulut mungil anaknya
yang belum lagi mengerti
gandum itu bukan milik orangtuanya
melainkan milik umat, milik rakyat
yang ada di bawah amanat bapaknya
Ya Allah yang telah menciptakan Yasodara istri Sidarta
Berilah kami para perempuan di negeri ini
Ketulusan hati Sri Ratu
yang merelakan suaminya memilih jalan cahaya
meninggalkan dirinya serta tahta kerajaan
Ya Allah yang telah menciptakan Asiah istri Firaun
Berilah kami kaum perempuan di negeri ini
keteguhan Asiah melawan kezaliman
meski yang ia lawan suaminya sendiri
Ya Allah yang telah menciptakan Bunda Teresa dari Kulkuta
Berilah kami perempuan di negeri ini
Kekuatan dan keteguhan bunda Teresa
agar sanggup menyapa kaum papa
yang tak lagi dianggap sebagai manusia oleh sesama
Ya Allah yang telah menciptakan Balqis dari Negeri Saba
Berilah kami para perempuan di negeri ini
Kesanggupan untuk memimpin seperti Balqis
membawa rakyatnya keluar dari penderitaan bencana kelaparan
Ya Allah yang telah menciptakan berjuta perempuan lainnya
Berilah kami para perempuan di negeri ini
ketauladanan mereka
untuk melanjutkan
apa yang mereka perjuangkan.
Akan tetapi Ya Rabbi
Masih pantaskah kami
Memohon tambahan ketabahan
bagi berjuta perempuan yang berada di batas pengharapan
antara hidup dan kematian
akibat kesewenang-wenangan
Masih pantaskah kami memohon kesabaran
Ketika kezaliman dianggap kelaziman
Ketika menyuarakan keadilan
dianggap pembangkangan.
Ya Allah dengarkanlah pinta kami malam ini
(Bimbinglah kami ke jalan yang lurus
Jalannya orang orang yang Engkau beri petunjuk
Bukan jalannya orang-orang yang Engkau murkai
Dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat)
Aamiin.
Benda, 2025

