HAFLAH AKHIRUSSANAH PP ALHIKMAH 2, MANZHUMAH TUHFATUL ATHFAL

Haflah Akhirussanah yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 kali ini, tak jauh berbeda dengan yang telah diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya. Seluruh santri tahun pertama dan kedua akan membawakan dua manzhumah dari dua disiplin keilmuan berbeda, ‘Aqidatul Awam untuk tahun pertama dan Tuhfatul Athfal untuk tahun kedua.
Pemilihan kedua manzhumah tersebut bukan tanpa alasan, selain karena keduanya merupakan bagian kurikulum pendidikan pesantren, keduanya juga merupakan salah satu manzhumah paling masyhur dan mendasar didalam bidang Aqidah Islam dan Tajwid (panduan membaca Al Quran)
Manzhumah Tuhfatul Athfal gubahan Syaikh Sulaiman Al Jamzuri (1208 H) merupakan manzhumah yang sangat penting untuk dipelajari bagi setiap muslim, tak lain karena pembahasan didalamnya berkaitan erat dengan salah satu ‘amal terbaik bagi umat Nabi Muhammad saw. yaitu mempelajari dan mengajarkan Al Quran. Sebagaimana disabdakan “خيركم مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ“
Artinya: “Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari no. 5027) . Tentu orang yang mempelajari dan mengajarkan cara membaca Al Quran termasuk dari sebaik baiknya manusia, karena pembelajaran dan pengajaran isi Al Quran tidak akan sempurna apabila kita tidak memiliki kemampuan membaca yang baik.
Al Quran sebagai pedoman kita semua, memiliki aturan baca yang tidak boleh dilanggar oleh siapapun orang berakal. Ia akan bernilai pahala ketika bacaan kita sudah benar dan sesuai ketentuan ketentuan nya.
Manzhumah yang hanya terdiri dari 61 bait dan disusun dengan bahr rajaz ini mungkin terlihat ringkas, namun jika kita telaah makna makna nya lebih mendalam, tentu kita akan menemukan keluasan makna dan hikmah yang dikandungnya. Hal ini sudah menjadi ciri khas bagi tata kepenulisan manzhumah dalam setiap disiplin ilmu. Ringkas dan singkat, namun penuh makna.
10 bab yang terdapat didalamnya memiliki peran penting untuk mengantarkan kita “memahami” Al Quran. Di awali dengan pembahasan nun sukun dan tanwin dan di akhiri dengan pembahasan mad lazim, manzhumah ini menjadi salah satu manzhumah yang wajib dipelajari dan dihafalkan oleh para santri di Alhikmah 2. Tak lain untuk mendasari kemampuan mereka dalam membaca dan memahami Al Quran.
Maka, Haflah Akhirussanah menjadi pentas dan apresiasi bagi mereka yang telah mempelajari dan menghafalkan manzhumah ini selama satu tahun penuh. Harapan kami semua, para santri tidak hanya memahami dan menghafalkan untuk tampil semata. Tapi pemahaman dan hafalan mereka melekat pada hati mereka sehingga menjadi sebaik baik pribadi sesungguhnya seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saw.
penulis: Ahmad Hifdzi Amannullah



