Home / Kultum Ramadhan / Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Saudara pemirsa, kalau ada sesuatu dan manusia yang kita agungkan dan hormati biasanya kita menyambutnya antara lain dengan kata seru “marhaban” demikian kata marhaban dalam kamus besar bahasa Indonesia, kita bulan Ramadhan telah akan hadir kita ucapkan untuknya marhaban ya ramadhan.

Tapi saudara pemirsa, tahukah Anda apa yang dimaksud dengan kata marhaban itu ? marhaban, terambil dari akar kata yang bermakna luas, lebar, lapang. Itu berarti saat Anda mengucapkan marhaban ya ramadhan, maka Anda menyatakan kepadanya bahwa wahai bulan Ramadhan, dimana ada kewajiban berpuasa dan tuntutan-tuntutan lainnya, engkau menemui kami dalam keadaan lapang dada kami, kami tidak sumpek, kami tidak risau atau kesal menerimamu karena engkau datang di dalam tempat yang lapang juga luas.

Kata marhaban pula berarti tempat peristirahatan dari perjalanan jauh, jika Anda berkendaraan dari suatu tempat lalu singgah di suatu tempat tertentu untuk beristirahat atau mengambil bekal atau melakukan perbaikan-perbaikan untuk kendaraan Anda, maka tempat tersebut dinamai rahbah, yang juga seakar dengan kata marhaban, ini berarti saat kita berkata kepada Ramadhan, marhaban ya ramadhan, maka itu berarti di bulan ini kita akan mengambil bekal untuk menemui Allah swt, kita bertekad untuk memperbaiki apa yang rusak dari kendaraan kita dalam arti memperbaiki diri kita dengan banyak bertaubat kepada Allah swt.

Kita mengambil bekal sebanyak mungkin, karena memang bulan Ramadhan ini adalah bulan yang sedemikian banyak hal yang dapat kita ambil guna meraih ridha Allah swt.

Rasul saw mengingatkan bahwa ada empat hal yang seharus diraih oleh setiap muslim dalam bulan Ramadhan ini. Dua di antaranya adalah sangat menyenangkan Allah dan dua lagi lainnya jangan tidak haruslah kalian memperoleh keduanya, dua hal yang disukai Allah itu adalah memperbanyak mengucap dan menanamkan dalam hati tentang syahadatain, mengesakan Allah serta memohon ampunan-Nya, dan dua hal lagi lainnya adalah jangan tidak, di sinilah tempatnya kita meraih surga dan menghindar dari neraka.

Saudara, bulan Ramadhan diibaratkan dengan tanah yang subur, apapun yang Anda tanam akan tumbuh subur di dalamnya, kalau Anda tidak menanam, maka yang akan tumbuh adalah alang-alang semata.

Saudara, dia juga diibaratkan dengan bulan obral, sayang jika Anda tidak membeli sesuatu untuk bekal perjalanan Anda, di bulan ini ada malam seribu bulan, dimana kebajikan dilimpakan Allah, kedamaian dapat menyentuh setiap orang yang mempersiapkan diri untuk menyambutnya.

Jangan duga penyambutan hanya terjadi atau harus dilakukan pada malam-malam 20 ke atas dari bulan Ramadhan, tetapi, siapkanlah diri Anda untuk menyambutnya sejak dini, karena dia tidak akan datang kepada siapa yang tidak mempersiapkan diri dengan serius untuk menyambutnya.

Di bulan ini Allah swt melimpahkan anugrah yang Anda minta bahkan yang Anda tidak mintapun dapat dianugrahkannya jika Anda berada dalam satu posisi yang tepat untuk menerima anugrah Allah itu, bulan Ramadhan dilukiskan oleh Nabi saw sebagai seandainya umatku mengetahui betapa banyak kebajikan yang disiapkan Allah untuk itu niscaya mereka berharap seluruh bulan adalah bulan ramadhan atau seluruh tahun adalah ramadhan.

About Tim Redaksi

Pondok Pesantren Al Hikmah 2 berlokasi di dusun Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Membuka beragam unit Pendidikan mulai dari tingkat TK, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, MMA, Ma'had Aly, STAIA, AKPER serta Tahfidzul Qur'an. Informasi Lebih Lanjut, Hubungi Kami di (0289) 511 0772 / 432 445

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *