Home / Khazanah / La Tahzan Innallaha Ma’ana, Bukti Cinta Abu Bakar RA.

La Tahzan Innallaha Ma’ana, Bukti Cinta Abu Bakar RA.

Abu bakar As Shiddiq merupakan salah satu sahabat yang sangat dekat dengan Nabi, ketika Nabi dan Abu bakar masuk kedalam Gua Hira untuk menyelamatkan diri dari kejaran kaum kafir, Abu bakar hatinya sangat takut dan sedih karena melihat kerumunan kaum kafir sedang mencari kekasihnya, Nabi muhammad SAW.

Kemudian Abu Bakar berbisik ke telinga Nabi agar tidak terdengar oleh kaum kafir yang sedang berada di depan gua hira itu,”wahai Nabi, kalau salah satu dari mereka ada yang duduk, maka mereka pasti akan melihat kita.” mendengar perkataan itu, Nabi berusaha menenagkan hati Abu bakar yang sangat takut dan sedih itu.”La Tahzan Innallaha Ma’ana (jangan sedih, sesungguhnya Allah bersama kita), wahai Abu bakar, ditempat ini tidaklah hanya ada kita berdua karena sesungguhnya Allah itu selalu bersama kita.”

Dari peristiwa tersebut kemudian Allah menurunkan ayat atas kecintaan Abu bakar terhadap Nabi. “jika kamu tidak menolongnya (Muhammad), sesunggunya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir mengusirnya (dari Makkah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam Gua, ketika itu dia berkata kepada sahabtanya, “La Tahzan Innallaha Ma’ana”, maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya (Muhammad) dan membantu dengan bala tentara (malaikat-malaikatNya) yang tidak terlihat olehmu, dan Dia menjadikan seruan orang-orang kafir itu rendah. Dan firman Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa, Maha Bijaksana.”

Nabi berkata:”janganlah kamu bersedih” dan Nabi tidak mengatakan “janganlah kamu merasa takut”, karena Abu Bakar tidak merasakan takut sedikitpun melainkan di dalam hatinya ada rasa sedih yang sangat, karena takut kekasihnya yang sangat dicintai yaitu Nabi terbunuh oleh kaum kafir. Dan didalam Al Qur’an surat At Taubah ayat 40, Allah berfirman”La Tahzan Innallaha Ma’ana” untuk menenangkan hati Abu Bakar Assidiq.

Dikutip dari pengajian kitab Mi’atun Qishoh Wa Qishoh Fi Hubbun Nabi, bersama KH. Mukhlas Hasyim, MA. (4 Ramadhan 1437 H.)

About teguh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *