Headlinepuisi

Puisi untuk Abah

Tiada bumi yang agung

Tanpa bumi jadi pasaknya

Tiada malam yang sakral

Tanpa purnama yang jadi pijarnya

Gunung

Dan purnama

merangkap

Tergurat dalam wajahmu

Yang sarat akan cahaya

Abah,

Andai kau tahu

Betapa ranum kerinduan tumbuh

di hati kami yang tak lagi utuh

Betapa diri kami miskin akan kenangan

Mengaharap jumpa

Mengurai sua pada dirimu

Abah ,

Biar kini hari tak lagi mungkin bertukar mata

Tapi barokahmu

Ridhomu

Masih terus mengalir

Pada setiap nafas ini

Penulis: Zidan Machbub

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button