Home / Khazanah (page 10)

Khazanah

Suami Tak Beri Nafkah Lahir Batin

Bapak KH. Masruri, bagaimana hukumnya bila seorang suami tidak memberikan nafkah lahir dan batin kepada istrinya selama 5 bulan ? dan apakah suami boleh memerintahkan istrinya untuk bekerja, padahal ia mempunyai anak kecil yang masih sangat membutuhkan perhatian seorang ibu ? Zaki, Karanganyar Jawab : Pertama, seorang suami tidak memberikan nafkah lahir batin selama 5 bulan, jangankan 5 bulan, seminggu …

Read More »

Muslim Bekerja di Bank

Pak Ustadz, mohon penjelasan, bagaimana hukumnya seorang muslim yang bekerja di Bank ? Dari Sugeng, Majenang, Cilacap Jawab : Bank ini merupakan lembaga keuangan, yang di dalamnya meliputi berbagai macam produk. Produk perbankkan itu tidak satu, dua, tapi sangat-sangat banyak. Ada yang tidak bertentangan dengan syari’ah, juga ada yang mungkin bertentangan dengan sya’riah, sebagai contoh misalnya produk-produk yang sejenis transfer …

Read More »

Agar Terhindar Dari Maksiat

Bagaimana caranya agar bisa terhindar dari perbuatan maksiat ? mohon dijelaskan. (Dari Hamba Allah, Kaligadung) Jawab : Barangkali cara yang pertama ialah dengan mengisi hati kita dengan berdzikir atau ingat kepada Allah, karena perbuat maksiat ini umumnya dilakukan dalam keadaan seorang ini lalai, artinya tidak teringat Allah. Karena itulah, penangkal pertama untuk menangkal kemaksiatan adalah hati yang ingat atau berdzikir, …

Read More »

Hukum Melihat Foto Lawan Jenis

Bagaimana hukumnya melihat foto orang yang disukai (lawa jenis) sampai membayangkan ? Terimakasih. (Dari Hakim) Jawab : Melihat foto atau gambar misalnya, kalau yang dalam bahasa fikih sampai menimbulkan fitnah atau sampai membangkitkan syahwat, itu tidak diperbolehkan dalam agama. Baik itu foto-foto bergerak atau foto mati atau gambar, kalau sampai membayangkan yang tidak baik, itu sama dengan melihat orangnya, dalam …

Read More »

Salam Menggunakann ” Askum”

Bolehkah menguncapkan salam dengan kalimat yang dibuat sendiri. Misalnya “Askum” atau “Mikum” ? Terimakasih. (Dari Hamba Allah, Sidamukti) Jawab : Kalau mengucapkan, jelas tidak boleh, karena ucapan salam itu baku, yaitu kalimat yang artinya salam, seperti Assalamu’alaikum dan salamun ‘alaik yang penting kata salam. Tetapi kalau contoh yang ditanyakan seperti “Askum” atau “Mikum” inikan singkatan dari assalamu’alaikum. Dan Kalau untuk …

Read More »

Hukum Mengolok Orang Lain

Apakah menjelek-jelakkan orang, misalnya berkaitan dengan fisik tubuhnya, tapi tujuannya hanya untuk bercanda, itu berdosa ? (Dari Ibu Ida, Bumiayu) Jawab : Ini tergantung pada orang yang dijelek-jelekkan itu, dia merasa tersakiti atau tidak. Kalau dia tidak merasa tersakiti karena ini hanya sebatas canda, saya kira tidak ada masalah. Tetapi kalau itu sampai tergolong menyakiti, ini jelas tidak boleh, karena …

Read More »

Menjawab Salam Bukan Mahram

Pak Ustadz, bagaimana hukumnya menjawab salam dari orang yang bukan mahramnya ? (Dari Nazla, Kalilangkap) Jawab : Perempuan menerima salam dari laki atau laki-laki menerima salam dari perempuan itu tidak ada masalah saya kira. Kalau sebatas menjawab salam, karena memang salam itu wajib dijawab. Kalau sendirian, wajibnya wajib ‘ain, artinya orang itu yang menerima salam harus menjawab dan kalau orang …

Read More »

Santri dalam Literatur

Santri adalah sebutan untuk siapa saja yang telah memilih Pesantren sebagai tempat menuntut ilmu. Secara generik santri dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok , yakni santri mukim dan santri tidak mukim atau yang lebih sering disebut santri kalong. Pengkategorian ini didasarkan oleh keberadaan atau tempat tinggal santri dalam kesehariannya. Santri mukim adalah para santri yang tinggal dan menetap di asrama Pesantren. …

Read More »

Tradisi Haul

Peringatan haul (kata “haul” dari bahasa Arab, berarti setahun) adalah peringatan kematian seseorang yang diadakan setahun sekali dengan tujuan utama untuk mendoakan ahli kubur agar semua amal ibadah yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT. Biasanya, haul diadakan untuk para keluarga yang telah meninggal dunia atau para tokoh untuk sekedar mengingat dan meneladani jasa-jasa dan amal baik mereka. Haul yang penting …

Read More »

Setelah Shalat, Imam Menghadap Ke Kanan

Soal : Pada saat selesai shalat berjamaah, kita sering melihat imam menghadap (menoleh) ke arah kanan. Mohon penjelasannya? Jawab : Dahulu pada masa shahabat Radhiallahu Anhum mereka lebih senang di sebelah kanan belakang Rasulullah saw. Sebab mereka ingin melihat wajah mulia Nabi yang selalu menghadap ke arah kanan selepas shalat bersama mereka. Jadi, imam tersebut menoleh ke arah kanan karena …

Read More »