Home / Tag Archives: puasa

Tag Archives: puasa

Bolehkah Anak Mengganti Puasa Orang Tuanya ?

Jika ada orang tua yang tidak berpuasa (ramadhan) dan dihari lainya pun tidak bisa menggantinya. Apakah kewajiban puasa tadi boleh diganti oleh anaknya ? Jawaban : Para fuqoha mengatakan bahwa orang yang sudah tidak mampu berpuasa, seperti orang tua yang manakala dia berpuasa mungkin terlalu payah. Tidak kuat. Ini berdasarkan ayat (Qs. Al-Baqarah : 184) وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ …

Read More »

Puasa Para Wali

Dalam Alquran kata shiyam disebut delapan kali. Pada surat Al-Baqarah ayat 183, 187, dan 196 dua kali. Surat An-Nisa: 92, Al-Maidah: 89 dan 95 serta surat Al-Mujadalah: 41. Kata shaum disebut satu kali yaitu di surat Maryam: 26. Kata shaimin disebut satu kali di surat Al-Ahzab: 35. Shaimat disebut satu kali dalam surat Al-Ahzab: 35. Tashumu disebut satu kali dalam …

Read More »

Lihat Acara Masak-Masak Saat Puasa

Apakah puasa saya batal atau makruh, karena ketika puasa saya sering nonton acara masak-masak di televisi ? (Mar’ah – Songgom) Mba’ Mar’ah di Songgom, dalam kitab-kitab fiqih yang membatalkan puasa itu adalah makan, minum dan jima’. Jadi kalau melihat orang makan dan minum bila ia (orang yang sedang puasa) tidak ikut makan dan minum ya tidak batal puasanya. Kemudian apakah …

Read More »

Infus,Tetes Mata Apakah Batalkan Puasa ?

Bagaimana hukumnya memberikan obat ke pasien yang sedang berpuasa, melaui suntikan baik melalui kulit atau pantat, juga memberikan obat semisal infus, tetes mata dan telinga juga salep kulit dan mata ? (Taufik) Dalam pertanyaan ini ada dua hal, yang pertama bagaimana hukumnya memberi obat, kalau sebagai dokter atau perawat, memberi obat kalau memang pasiennya membutuhkan, itu tentunya kapan saja tidak …

Read More »

Puasa dan Ketahanan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Rasul Saw bersabda: إنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ “Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’) Disini dapat dipertemukan makna perisai dengan akhlak yang luhur, manusia dalam hidup ini menghadapi banyak rayuan dan goadaan ada rayuan setan ada …

Read More »