Home / Tag Archives: Dawuh Abah

Tag Archives: Dawuh Abah

Terus Berbuat Baik

Ada seorang matur kepada Rasulullah, “ Gimana Rasulullah, aku berbuat baik kepada dia, tapi dia membalasnya dengan jelek. Aku katakan ingin menyambung hubungan saudara, tapi dia memutuskan hubungan dengan saya” “Jadi Uhsinu ilaihim wa yusiunani, Setiap kali katakan saya memberi air susu, dia membalas dengan air tuba” Kemudian Rasulullah mengatakan “Berarti engkau yasuffuhum al malla’, engkau berarti telah ndulang mereka …

Read More »

Berjiwa Besar

Jadi untuk membedakan orang yang berjiwa kecil dan berjiwa besar. Kalau al-hasud itu berjiwa kecil. Kemudian sesat nafsu. Beda dengan orang yang berjiwa besar. Manakala ia melihat orang lain sukses, orang lain terpuji, orang lain memperoleh kedudukan yag disenangi. Maka tidak terbetik di dalam jiwanya , untuk melakukan sikap dengki yang merongrong kedudukannya, ataupun menggeser kedudukannya. Tidak terbetik di dalam …

Read More »

Milikilah Harapan

Tamak dan roja’ beda. Kalau roja’ sama-sama mengharap-harap. Tamak mengharap. Roja juga mengaharap. Kalau boleh saya buat contoh, saya menanam jagung. Kemudian saya berharap ingin panen jagung, itu namanya roja’. Satu hal yang baik, jadi kita berusaha kemudian kita berharap, usaha kita akan mencapai satu hasil. Itu malah perlu, jadi kalau orang tanpa punya harapan, sudah barang tentu dia tidak …

Read More »

Kunci Husnul Khotimah

Untuk bisa memperoleh husnul khotimah, ini memang utamanya adalah istiqomah, konsisten dalam melakukan kebaikan. Istiqomah yang kemarin sudah saya sampaikan, Kalau kita beristiqomah, syetan akan putus asa untuk menggoda. Karena manusia terbagi dalam tiga kelompok, kelompok yang dibiarkan dia berlaku jelek dan jahat, kelompok yang selalu digoda, dan kelompok yang syetan itu berputus asa. Siapa kelompok yang syetan itu berputus …

Read More »

Takut Mati

Telah saya sampaikan bahwa semua kita itu diberi modal oleh Allah swt, yaitu : modal sempat, modal waktu. Ahli kubur ini mengkagumi kepada penghuni dunia yang masih hidup, kalau waktunya itu hanya dibuat ongkang-ongkang, anggur-angguran, kerja akhirat tidak, amal akhirat tidak, amal dunia tidak, sehingga ahli kubur ini terkadang nangisi, nangisi wong sing ngalam dunyo. Kata Ahli kubur : “kami …

Read More »

Puasa Para Wali

Dalam Alquran kata shiyam disebut delapan kali. Pada surat Al-Baqarah ayat 183, 187, dan 196 dua kali. Surat An-Nisa: 92, Al-Maidah: 89 dan 95 serta surat Al-Mujadalah: 41. Kata shaum disebut satu kali yaitu di surat Maryam: 26. Kata shaimin disebut satu kali di surat Al-Ahzab: 35. Shaimat disebut satu kali dalam surat Al-Ahzab: 35. Tashumu disebut satu kali dalam …

Read More »

Empat Pertanggung Jawaban

Hadis diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal, Rasulullah saw bersabda, besok di hari kiamat setiap manusia akan diminta pertanggung jawab akan empat hal, —Pertama pertanggung jawab umur, “ Bukankah Aku (Allah) telah memberikan umur kepada kalian, umur yang telah kuberikan kepada kalian, kalian habiskan untuk apa” Ini harga waktu, jadi harga waktu itu sangat berharga, karena perhitungannya bukan permenit dan perdetik …

Read More »

Doa Nabi Ya’qub

Pada pengajian Tafsir Jalalain (16/04/2011) di akhir penjelasannya, beliau (Abah Yai Masruri) mengajarkan doa yang dibaca oleh nabiyullah Ya’qub as, dari ayahnya Nabiyullah Ishaq as, dari ayahnya Nabiyullah Ibrahim as. Jadi dalam kesedihan, baik sekali membaca doa ini : يَا لَطِيْفًا فَوْقَ كُلِّ لَطِيْفٍ أُلْطُفْ بِي فِي أُمُوْرِيْ كُلِّهَا كَمَا أُحِبُّ، وَرَضِّنِي فِي دُنْيَايَ وَآخِرَتِي “Ya Allah, Yang Maha pengasih …

Read More »

Seluruhnya Untuk Allah

Di tengah kesibukan mengasuh Pesantren, Al-Maghfurlah KH. Mochammad Masruri Abdul Mughni juga tercatat sebagai Rais Syuriah Jawa Tengah, pengurus Majelis Ulama Indonesia, Ketua MUI Brebes, serta ketua majelis pengawas Masjid Agung Jawa Tengah ( MAJT). Untuk memenuhi amanah itu, tak jarang Abah sering harus pulang pergi Semarang-Benda. Nyatanya, banyaknya amanah itu, Abah jalani dengan lega hati . Seringkali, ketika baru …

Read More »

Rahasia Lailatul Qadar

Oleh : Allahu Yarham Almaghfurlah KH. Mochammad Masruri Abdul Mughni LAILATUL qadar punya beberapa pengertian. Pertama, alqodru artinya assyaroofu arrofii (kemuliaan tinggi) atau walqodrul ’aly (kedudukan yang tinggi). Kedua, dari kata taqdir yang artinya ketentuan. Ketiga dari alqodru yang artinya doyyiq atau sempit. Dikatakan malam mulia karena Allah SWT mengangkat umat Muhammad saw dengan diturunkannya Alquran sebagai way of life, …

Read More »