Subscribe:Posts Comments

HISBAN

A. Sejarah Berdiri Organisasi HISBAN

1982 merupakan tahun perintisan organisasi HISBAN (Himpunan Santri Banyumas) di Pondok Pesantren Al Hikmah yang terletak di desa Benda, kecamatan Sirampog, kabupaten Brebes Jawa Tengah, dibawah asuhan KH. Shadiq Suhaemi dan KH. Masruri Abdul Mughni.

Dua orang santri asal Banyumas, Imam Abu Dzar dan M. Hasyim disebut sebagai perintis organisasi ini, setelah mendapat persetujuan dari KH. Abdul Hamin (tokoh masyarakat di daerah Ajibarang yang juga alumni pondok pesantren Al Hikmah) dan mendapatkan izin dari KH. Masruri Abdul Mughni. Kemudian pada waktu itu diangkatlah M. Hasyim sebagai ketuanya.

Organisasi ini beranggotakan santri yang berasal dari karsidenan Banyumas, yaitu kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara dan Cilacap, walaupun belakangan Banyumas sudah bukan karsidenan lagi.

Kemudian dalam perkembangan ada dua kabupaten yang ikut bergabung di dalamnya, yaitu Kebumen dan Wonosobo. Dan santri-santri yang berasal dari daerah lain yang mendaftarkan diri sebagai anggota.

Usaha untuk memajukan HISBAN terus diupayakan oleh para pengurusnya sejak masa awal sampai sekarang, namun dengan tetap mendahulukan kepentingan Pondok Pesantren sebagai tempat naungannya. Ambil contohnya misalnya pada masa awal HISBAN, setelah mengadakan kegiatan pengajian akbar di Cilongok dengan pembicara K. Ma’mun dan dalam acara itu panitia dapat menggalang dana sebanyak Rp. 400.000,- (jumlah yang cukup besar pada waktu itu) yang dengan uang sebanyak itu direncanakan akan digunakan untuk membeli barang-barang peralatan Organisasi HISBAN, tetapi setelah sowan pada KH. Masruri Abdul Mughni, beliau menyarankan agar uang itu disumbangkan untuk pembangunan Masjid jami’ Al Hikmah yang pada waktu itu masih dalam proses. Dari sinilah kemudian HISBAN dikenal baik oleh masyarakat Benda.

Adapun HISBAN pertama, didirikan sekitar tahun 60-an di Tambak Beras oleh santri-santri dari Banyumas pada waktu itu, antara lain KH. Busro (Alm), Drs. Faidhurrahman dan kawan-kawan.

Organisasi HISBAN secara umum sudah sangat akrab di lingkungan santri dari daerah Banyumas khususnya, karena nama HISBAN ini digunakan juga di pesantren-pesantren di jawa, seperti di Jombang, Tambak Beras, Tebu Ireng, Rejoso, Kediri, Ploso, Sumber Sari, Ringingung dll.

B. Visi dan Misi

Terwujudnya ukhuwwah islamiyah dan mengembangkan kreatifitas santri serta mengabdi kepada masyarakat.

C. Program Kegiatan HISBAN

Program kegiatan yang diselenggarakan oleh  HISBAN meliputi tiga hal, yaitu: Program kegiatan harian, kegiatan mingguan, kegiatan bulanan dan kegiatan tahunan.

Program kegiatan harian: melayani keperluan anggota yang berkaitan dengan organisasi, membantu aktifitas Pondok pesantren yang bersifat harian seperti mengingatkan anggotanya untuk berangkat kegiatan dsb, ikut membantu Pondok Pesantren dalam hal-hal tertentu jika diperlukan.

Program kegiatan mingguan : mengadakan ziarah kubur, mengadakan kegiatan setoran tahlil, wirid, do’a-do’a dan lain-lain, pembacaan Maulid Diba’i atau Barjanji, praktek ubudiyah dan diskusi.

Program kegiatan bulanan : mengadakan musyawaroh atau rapat organisasi dan konsultasi pengurus dengan Pembina.

Program kegiatan tahunan : mengadakan Bhakti Sosial Keagamaan (BSK), mengadakan Latihan Kader Organisasi (LKO) setiap dua tahun sekali dan mengadakan reformasi kepengurusan.

Nama Organisasi

Himpunan Santri Banyumas (HISBAN)

Pondok Pesantren Al Hikmah

Alamat

Benda Sirampog Brebes

Pendiri

Imam Abu Dzar & M. Hasyim

Tahun Berdiri

Tahun 1982

Ketua

Khafidun / Dwi Lestari Ningsih

Jumlah Anggota

400 santri

Ciri Khas

Organisasi yang bersifat kekeluargaan

Yang fokus pada garapan tafaqquh fiddin dan tadayyun

Sebagai kepanjangan dari Pondok Pesantren Al Hikmah

Serta pembinaan bermasyarakat.

-->
© 2010 Alhikmahdua.net · Subscribe:PostsComments · Designed by Theme Junkie · Powered by WordPress