Home / Berita / Mengapa Syarat Hewan Kurban Harus Sehat dan Gemuk? Simak Penjelasan KH Mukhlas Hasyim

Mengapa Syarat Hewan Kurban Harus Sehat dan Gemuk? Simak Penjelasan KH Mukhlas Hasyim

Benda-alhikmahdua.net-Berikut penjelasan mengapa dalam syarat hewan untuk ibadah qurban atau kurban, muslim harus menggunakan ternak yang sehat dan bagus.

Hukum ibadah kurban dalam Islam adalah sunnah muakadah, berarti sangat dianjurkan namun tidak wajib. Kurban menjadi ibadah umat Islam yang harus dilandasi keikhlasan dan mengharap ridho Allah SWT

Ibadah kurban dilaksanakan setiap 10 Dzulhijjah, tepat pada Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Haji.

Tahun ini Hari Raya Idul Adha dirayakan pada Minggu, 11 Agustus 2019.

Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW memerintahkan umat Islam supaya berkurban dengan hewan terbaiknya.

Sebuah hadits dalam Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al Asqalani menyebutkan.

وَعَنِ اَلْبَرَاءِ بنِ عَازِبٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ (قَامَ فِينَا رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: أَرْبَعٌ لَا تَجُوزُ فِي اَلضَّحَايَا: اَلْعَوْرَاءُ اَلْبَيِّنُ عَوَرُهَا, وَالْمَرِيضَةُ اَلْبَيِّنُ مَرَضُهَا, وَالْعَرْجَاءُ اَلْبَيِّنُ ضَلَعُهَا, وَالْكَبِيرَةُ اَلَّتِي لَا تُنْقِي) راوه اَحمَدُ وَالاَربَعَةُ, وَصَحَّحَهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَابْنُ حِبَّان

“Dari Barra putra Azib, ia berkata: Rasulullah SAW berdiri di depan kami sambil bersabda: ‘Empat hal yang tidak boleh disembelih sebagai hewan kurban, yaitu kambing (binatang) yang matanya buta sebelah, yang sakit, yang pincang, dan yang sudah tua tidak ada sumsumnya.’

(Hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan imam empat). Imam Tirmidzi dan Imam Ibnu Habban menyatakan shahihnya.”


Dari hadits di atas, jelas hewan kurban harus sehat dan tidak boleh cacat.

Lalu bagaimana dengan seorang muslim yang memiliki hewan kurus dan seadanya namun tetap ingin berkurban?

Berikut penjelasan KH Mukhlas Hasyim MA, Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda Sirampog Brebes

KH Mukhlas menjelaskan, memang untuk kurban idealnya yang paling gemuk, bagus, dan banyak dagingnya.

Karena nantinya daging kurban itu akan disedekahkan dan dihadiahkan.

Sedekah itu bersifat menyantuni dan hadiah itu bersifat menghormati.

“Daging kurban akan diberikan kepada orang miskin dan kaya. Tentu diperlukan daging yang paling lezat dan enak. Karena itu carikanlah hewan yang paling empuk. Wong itu untuk Allah SWT,” ungkap KH Mukhlas kepada Tribunjateng.com.

Karena Allah SWT tidak makan dan minum, maka penerimaan daging kurban diwakili oleh hamba-hamba-Nya di dunia.

Menurut KH Mukhlas, hal itu sudah dijelaskan dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 37.

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلاَ دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى

“Daging hewan kurban dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu..” (QS. Al Hajj: 37)

Maka dalam kurban, hewan ternak yang paling bagus yang mestinya dipersembahkan.

“Wong kita menghadiahkan sesuatu untuk kekasih saja yang paling mahal. Persembahan kepada guru, mertua, dan orang tua saja paling bagus. Masak untuk Allah SWT memakai kambing pincang, kurus, ya gak sah,” jelasnya.

Bagi orang yang miskin, KH Mukhlas menjelaskan Al Quran surat Al Baqarah ayat 286.

لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah: 286)

Agama itu tidak membebani orang lebih dari kemampuannya.

Kebaikan itu sangat beraneka ragam

Masih ada peluang yang lain.

Mereka masih bisa memberikan sesuatu yang sederhana meski secara fikih itu bukan kurban.

“Terserah untuk ibadah apa, misal untuk menyenangkan anak-anaknya. Seumpama dia miskin, memasak menurut ukurannya untuk menggembirakan keluarganya. Kalau diniati itu bagus. Tapi secara hukum fikih itu tidak dinamakan kurban,” jelasnya.

Demikian penjelasan kurban harus menggunakan hewan ternak yang sehat dan bagus.



Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Mengapa Syarat Hewan Kurban Harus Sehat dan Gemuk? Simak Penjelasan KH Mukhlas Hasyim, https://jateng.tribunnews.com/2019/08/09/mengapa-syarat-hewan-kurban-harus-sehat-dan-gemuk-simak-penjelasan-kh-mukhlas-hasyim?page=4.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: abduh imanulhaq











About Ulil Abshor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *