Home / Santri Menulis / Makanan Kambing

Makanan Kambing

Ngalim adalah salah satu santri di pondok pesantren tahfidz  al-Ibtida’ yang mengabdi kepada Kyai sebagai penggembala kambing. Sayangnya, tidur adalah hobi utama Ngalim. Baik di kamar, sekolah, saat pengajian, atau saat makan, bahkan saat mengantri kamar mandi pun Ngalim masih sempat-sempatnya tidur. Tapi, sejak menggembalakan 20 ekor kambing milik Kyainya, hobi Ngalim berangsur-angsur hilang.

Sang Kyai yang tahu kebiasaan tidur Ngalim yang nggak kenal waktu dan tempat itu suatu hari mengetes tanggung jawab Ngalim. Beliau bertanya pada Ngalim, “Kau beri makan apa kambingku, Lim?”

Ngalim dengan santai menjawab, “Tenang Kyai, setiap pagi dan sore saya giring kambing-kambing ini ke lapangan agar mereka bisa makan rumput segar di sana.”

Bukannya senang, Kyai tersebut malah memarahi Ngalim, “Wah, bagaimana kamu ini! Masa’ kambing saya kamu beri makan yang tidak sehat begitu. Saya beri kamu hukuman, hafalkan surat al-Baqarah!”

Ngalim bingung, lho’ kambing dikasih makan rumput ko’ salah? Akhirnya, Ngalim mengganti makanan kambingnya. Saat seminggu kemudian sang Kyai datang dan menanyakan pertanyaan yang sama, Ngalim menjawab dengan tenang. “Kambing-kambing ini sekarang saya kasih makan keju, roti, pizza, dan minum kopi, Kyai.”

Kyai tersebut kembali marah, “Bagaimana kamu ini! Masa’ kambing kamu kasih makanan yang berlebihan seperti itu! Kamu saya hukum lagi, hafalkan surat Ali Imran!”

Ngalim menepuk jidat. Salah melulu, gerutu Ngalim. Ia memandang kambing-kambing itu yang tidak sedikit pun menyentuh makanan yang diberikannya. Ia tersenyum, tiba-tiba sebersit ide muncul di otaknya.

Seminggu kemudian, saat Kyainya datang dan menanyakan Ngalim pertanyaan yang sama seperti sebelumnya, Ngalim menjawab dengan tegas, “Setiap pagi dan sore saya beri mereka masing-masing uang tiga ribu Kyai, jadi terserah mereka mau beli makan apa dan dimana.”

Kyai : “#?!$%#@!#?>><!!!!!”

(Nurul)

About gerbangpena

GEPA (Gerbang Pena) adalah salah satu komunitas di Pon. Pes Al Hikmah 2 dengan fokus garapan pada bidang karya sastra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *