Home / Santri Menulis (page 4)

Santri Menulis

Tanjung, Suatu Siang

Oleh : Muhammad Husnil Bus yang saya tumpangi memasuki terminal Tanjung, sebuah terminal kecil di Brebes, Jawa Tengah. Saya baru saja pulang kampung dari rumah istri saya di Tegal, Jawa Tengah. Dengan menumpang bus Dewi Sri kelas ekonomi itulah saya berharap bisa ke Jakarta. Dan, di terminal Tanjung bus yang saya tumpangi mesti kontrol jumlah penumpang. Saya tengah membaca Misteri …

Read More »

Thoriqoh Keteladanan Abah

Almaghfurlah KH. Mochammad Masruri Abdul Mughni Satu pagi di bulan Agustus 2011, ratusan santri sudah tampak memadati Masjid Pondok An Nur. Santri dari beragam kelompok usia dan madaris itu, menata diri membentuk shaf layaknya shaf shalat. Santri Putra di depan dan putri di belakang. Sembari menunggu kedatangan Abah Yai, para peserta pengajian tafsir ini terlihat membuka-buka kitab Jalalainnya, me-mutholaah pelajaran …

Read More »

Mencari Yang Halal

Oleh : Hanif Hidayatullah Pernah suatu ketika sahabat Abu Bakar as-Shidiq ra, memasukkan tangan ke dalam mulutnya sampai beliau muntah-muntah hampir mati. Demikian itu beliau lakukan setelah mendengar bahwa air yang baru saja diminumnya adalah mengandung syubhat (belum jelas halal haramnya). Pelayan beliau menemukan sehelai kain untuk sekelompok orang, kemudian ia diberi imbalan segelas air susu yang diberikan kepada Abu …

Read More »

Bulan Pernikahan

Oleh : Hanif Hidayatullah Mungkin tidak salah kalau ada yang bilang ini “bulan perkawinan” atau “bulan pernikahan”, karena memang sekarang banyak sekali pasangan yang melangsungkan acara pernikahan plus walimahannya. Saya sendiri dalam beberapa hari terakhir sudah mendapat lebih dari 5 Undangan Pernikahan dan pada tanggal 5 Syawal kemarin juga ikut menghadiri acara pernikahan masal. Kemarin saja -Kamis 08 September 2011- …

Read More »

Resapi Spirit Kemenangan

Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa lebih spesial. Hari kemerdekaan yang tahun ini jatuh pada bulan Ramadhan seakan menjadi titik tilas jejak kemerdekaan di tahun 1945. Enam puluh enam tahun lalu, dua orang proklamator bangsa, Soekarno dan Mohammad Hatta membacakan proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta tepat pukul 10.00 WIB. Bukan sebuah kebetulan tentunya, …

Read More »

Manfaat Dzikir Dalam Kehidupan

Oleh : M. Misbakhuddin Chamami Zada Semua manusia ingin hidup bahagia mencapai kesempurnaan, tetapi kita harus sadar bahwa kesempurnaan yang hakiki hanya milik Allah SWT. Manusia memiliki beragam potensi dan bakat yang implementasinya adalah untuk saling melengkapi guna menuju kesempurnaan. Salah satu metode Islam dalam membentuk kesempurnaan hidup adalah dengan cara zdikir. فاذكروني اذكركم واشكرولي ولاتكفرون “Karena itu, maka ingatlah …

Read More »

Signifakasi Dakwah Via Internet

Oleh : In’am Al-Fajar Internet siapa yang tidak mengenalnya. Meski mungkin belum semua pernah mencoba menggunakannya, tapi paling tidak pernah tahu. Jaringan komputer yang pertama kali dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969 itu, kini seakan menjadi menu favorit bagi banyak orang di dunia. Sifatnya yang bebas, memungkinkan siapa saja untuk masuk, upload ataupun download atas bermacam informasi …

Read More »

Santri Katro, Dakwah KO

Oleh : Siti Dzarfah Maesaroh Sampai hari ini image tentang pondok dan santrinya masih melekat dengan katro, ndeso, jumud, dan beragam label ketertinggalan lainnya. Debatable memang, tapi kenyataan penulis yang terjun langsung di wilayah pendidikan pesantren tak mampu membantahnya, meskipun tentu ada perkecualian. Boro-boro bicara soal manfaat dan mudharatnya teknologi , megang saja masih diributkan. Internet misal, acap kali digunjing, …

Read More »

Muhajir Peraih Nobel Firdaus

Oleh: Agung Saputra Hijrah itu apa sih…? Ada beberapa makna hijrah. Pertama, hijrah adalah perpindahan Nabi Muhammad SAW bersama para sahabatnya dari Mekkah ke Madinah sebelum Fathu Makkah (penaklukan Mekkah) untuk menghindari penindasan orang-orang kafir Mekkah yang tak ada hentinya. Hijrah inilah yang dimaksud hadits Nabi SAW: لاَهِجْرَةَ بَعْدَ الْفَتْحِ ” Tak ada hijrah lagi setelah penaklukan (Mekkah)”. Kedua, hijrah …

Read More »

Muara Santri, Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Oleh : Muadz Ramadhani Santri, sebagai potret atau gambaran kehidupan beragama Islam yang sesungguhnya. Sudah seharusnya mampu memberikan teladan kepada masyarakat umum tentang nilai-nilai, norma-norma atau akhlak mulia dalam bermasyarakat. Sehingga bisa menjadi sebuah panutan bagi masyarakat pada umumnya. Dan santri sebagai generasi penerus bangsa, sebenarnya memiliki potensi yang sangat baik, yang bukan hanya berperan sebagai pengganti para ulama yang …

Read More »