Home / Khazanah (page 3)

Khazanah

Masihkah Kita Tidak Mau Bersyukur?

Allah memberi isi yang ada di langit dan dibumi tidak lain untuk manusia, memberi tanah untuk ditanami pohon dan buahnya untuk manusia, memberi air untuk diminum dan memberikan udara secara cuma cuma. Bagaimana timbal balik kita? Sudahkah kita bersyukur? Kapan? Setiap hari, jam, menit, hingga detik itulah waktu kita untuk bersyukur. Lantas, bagaimana dengan kenyataan yang ada? Kita diberi uang …

Read More »

Bolehkah Membangun Makam Para Nabi, Wali, dan Solihin?

Perbedaan pendapat antara Ahlussunnahwaljamaa’ah dengan Wahabi mengenai perbedaan pendapat Boleh dan Haramnya membangun makam. Ahad (20/10) siang tadi, diskusi Mahasiswa Mahad aly menengahkan masalah yang sering disebut-sebut oleh kaum wahabi, mengenai haramnya membangun makam.

Read More »

Apakah Semua Bid’ah Sesat ?

Tidak semua bid’ah sesat. Sedangkan hadis : فإن كل بدعة ضلا لة “maka sesungguhnya semua bid’ah itu sesat” ( HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi, ia berkata “ ini hadist hasan shahih) Harus difahami bahwa yang dimaksud adalah bid’ah jelek ( bid’ah sayyi’ah) yang keluar dari jalur syariat atau tidak sesuai dengan kaidah Islam Seperti pola kata كل dalam firman Allah …

Read More »

Ragam Metode Belajar di Pesantren

Sejatinya ada begitu banyak ragam atau model pembelajaran di Pondok Pesantren. Sangat dimungkinkan metode belajar yang digunakan di satu Pesantren berbeda dengan Pesantren lainnya. Mengingat luasnya wilayah sebaran Pesantren di tanah air. Tulisan ini hanya memaparkan beberapa ragam metode yang umum disepakti oleh para pakar dan peneliti pendidikan di Pesantren. 1. Weton / Bandongan Istilah weton berasal dari kata wektu …

Read More »

Sejarah Lahirnya Syiah

Secara etimologis, as-syiah berarti pengikut atau pendukung. Sedangkan dalam terminology kajian sekte Islam, Syiah berarti orang-orang yang memberikan  dukungan fanatik kepada sayyidina  Ali bin Abi Thalib. Mereka berkeyakinan bahwa hanya Sayyidina Ali saja yang berhak menjadi khalifah, berdasarkan nash dan wasita dari Rasulullah Saw, baik secara tersirat maupun tersurat. Mereka juga berkeyakinan bahwa hak imamah ( menjadi pemimpin umat Islam) …

Read More »

Perbedaan Ahlussunah dengan Syiah (2)

Ahlussunnah Wal Jama’ah Syiah (Itsna Asyariah) Keterangan Imamah bukanlah doktrin mutlak dan keharusan. Tetapi ini menyangkut  kepentingan umat yang member hak umat untuk bermusyawarah guna menetapkan berdasarkan kemaslahatan orang banyak. Tidak ada nash qath’I untuk imamah Imamah adalah konsep kepemimpinan umat yang mutlak karena berdasarkan nash ilahi dan wasit Nabi Saw. Barang siapa yang mati tidak mengenal (berbaiat / mengimani) …

Read More »

Perbedaan Ahlussunah dengan Syiah (1)

Ahlusunnah Wal Jama’ah Syiah ( Itsna Asyariah) Keterangan Rukun Islam Ada 5 : Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat dan Haji. Mengambil dari nash-nash qath’I ( aksiomatis) dari al Qur’an dan As Sunnah as – sahihah Rukun Islam ada 5 :Shalat, Zakat, Puasa, Haji dan Wilayah (Keimaman Ali dan 11 keturunannnya)(baca : al-Kafi, juz 2 hlm.18) Al Qur’an dalam Mushaf Utsmani adalah …

Read More »

Istilah Majusi Dalam Al Qur’an

Kata majusi  hanya disebut sekali saja dalam al-qur’an, yaitu pada surat al-hajj ayat 17, “sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang yahudi, orang-orang shaabi-iin, orang-orang nasrani, orang-orang majusi dan orang-orang musryik, Allah akan memberi keputusan kepada mereka pada hari kiamat.sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu”. Majusi adalah salah satu nama yang diberikan kepada agama Persia kuno, yakni agama yang dianut oleh umumnya bangsa Persia …

Read More »

Gunung Thur

Nama Thur (ath-thur) disebut dalam al-Qurán tidak kurang dari tujuh (7) kali, yaitu pada surat al-baqarah: 63, 93; an-nisa: 154;maryam: 52;thaha: 80; serta al-qashash: 29 dan 46. Thur adalah nama sebuah buki t(gunung)  di semenanjung Sinai yang menjadi tempat allah berfirman secara langsung kepada nabi musa a.s. dan disana pula diturunkan kitab suci taurat kepada nabi musa dan para pengikutnya.kitab …

Read More »

Lambang Nahdlatul Ulama

Diciptakan oleh KH. Ridwan Abdullah, salah seorang A’wan Syuriah PBNU periode pertama, pada tahun 1926. Lambang itu ditemukan melalui mimpi setelah menjalankan shalat istikharah (shalat meminta petunjuk langsung dari Allah Swt), sehingga diyakini lambang itu bukan sembarangan. Lambang NU (setelah mengalami perbaikan- perbaikan ) terdiri dari bumi dikelilingi tampar yang mengikat, untaian tampar berjumlah 99, lima bintang di atas bintang …

Read More »