Home / Kultum Ramadhan / Berusaha Untuk Tidak Miskin

Berusaha Untuk Tidak Miskin

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَه

Saudara pemirsa, salah satu doa yang sering dipanjatkan oleh Nabi berdoa untuk dilindungi dari kemiskinan :

اَللّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْفَقْرِ

Di sisi lain, salah satu sifat yang dianjurkan oleh Allah swt untuk kita teladani adalah sifat-Nya Al-Ghani dan Al-Mughni, Yang Maha Kaya dan Yang Memberi Kekayaan.

Saudara, kemiskinan ada dua macam : kemiskinan materi dan kemiskinan rohani. Kekayaanpun demikian : kekayaan materi dan kekayaan rohani. Seorang yang kaya dalam bahasa agama adalah orang yang tidak butuh atau yang sedikit sekali kebutuhannya kepada makhluk. Dia hanya membutuhkan Allah swt. Orang yang miskin adalah orang yang butuh kepada sesama makhluk.

Saudara, agama kita menganjurkan agar seseorang jangan sampai terjerumus kedalam kemiskinan dan berusaha untuk meneladani Allah dalam kekayaannya dalam arti berusaha untuk tidak memiliki banyak kebutuhan.

Manusia diperintah untuk bekerja untuk berusaha. Namun kita dapat membagi manusia dalam konteks usaha ini dalam tiga macam di antara mereka : ada yang malas, tidak menggunakan potensinya, ada yang menggunakan potensinya secara berlebihan, ada juga yang hidupnya pas-pasan, karena dia hanya berusaha secara pas-pasan. Orang yang pas-pasan tidak dianjurkan oleh agama, agama menganjurkan kita untuk menjadi kaya, agar dengan kekayaan itu kita dapat berbuat amal-amal yang baik, kita dapat membantu orang lain.

Tidak ada celaan kepada materi, kecuali apabila dia diupayakan secara tidak halal atau apabila dia digunakan bukan pada tempatnya. Orang yang tidak menggunakan potensinya bisa jadi disamping karena malas juga berserah kepada Allah dengan alasan bahwa Tuhan telah menjamin rezki. Sebenarnya alasan semacam itu tidaklah benar. Tuhan ketika memerintahkan kita berserah diri kepada-Nya sebelum memerintahkan itu Dia memerintahkan kita untuk berusaha, berusaha dan berusaha dari kesucian menuju pada kepuasan hati, apabila Anda telah berusaha maksimal, maka puaslah dengan hasil usaha Anda, niscaya Anda akan merasakan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.

Kita diperintah untuk berusaha sekuat kemampuan kita, menggunakan semua potensi kita dengan cara yang benar dan baik, dan setelah berusaha kita diperintahkan untuk puas hati dengan hasil usaha kita itu apapun hasilnya. Tapi puas hati yang dimaksud bukan sejak semula, puas hati yang diajarkan agama dalam konteks berusaha adalah : yang pertama, usaha maksimal yang halal, yang kedua, meraih apa yang kita usahakan dan yang ketiga, puas hati dengan memberikan seluruhnya atau sebahagiaannya dari kita usahakan itu kepada siapa yang membutuhkannya. Yang demikian itulah yang dinamai qana’ah atau puas hati yang diajarka oleh agama.

Siapa yang berusaha sekuat tenaganya dari titik tolak yang suci dan setelah usaha maksimal dia puas dengan hasil usahanya, maka Allah akan memberkati usaha tersebut sehingga kalaupun dia tidak meraih apa yang diharapkannya, maka yakinlah bahwa Allah akah menganugrahkan kepadanya lebih banyak daripada apa yang diharapkannya, persis seperti Siti Hajar ketika berusaha mencari air dari bukit shafa, bukit kesucian, dia berakhir di Marwa yang berarti kepuasan dan ketika itu dia tidak berhasil dan Allah menganugrahkan kepada beliau dan anaknya serta kepada kita generasi-generasi ini dan generasi-generasi yang akan datang, air zam-zam yang tidak habis-habisnya.

Itulah sebagian dari renungan ajaran agama yang diajarkan oleh Al-Qur’an dan Sunnah.

—disadur dari Kultum M. Quraish Shihab

About Pondok Pesantren Al -Hikmah 2

Pondok Pesantren Al Hikmah 2 berlokasi di dusun Benda Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Membuka beragam unit Pendidikan mulai dari tingkat TK, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, MMA, Ma'had Aly, STAIA, AKPER serta Tahfidzul Qur'an. Informasi Lebih Lanjut, Hubungi Kami di (0289) 511 0772 / 432 445

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.